background

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

KIM Pertiwi

KIM Pertiwi adalah salah satu Media Informasi di Kecamatan Sumbersuko. Sebagai salah satu KIM Lumajang, blog ini sengaja dibuat untuk menyampaikan semua Informasi baik yang bersifat regional maupun Nasional. Selain itu juga memberikan Tips dan Trik dasar bagi para blogger di tanah air. Salam Lumajang Hebat

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

  • ►  2015 (37)
    • ►  April (10)
    • ►  Maret (27)
  • ▼  2014 (26)
    • ▼  November (5)
      • Apa yang harus dikritik Rakyat
      • Pembukaan Paket B dan C di Labruk Kidul
      • Penyuluhan Desa Wisata di Kecamatan Sumbersuko
      • KIM Sinar Harapan gagal bersinar untuk Lumajang Satu
      • Donor Darah di Balai Desa Labruk Kidul
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2013 (32)
    • ►  Desember (16)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
  • ►  2012 (12)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (9)
    • ►  September (1)
    • ►  Maret (1)

KIM Pertiwi

  • Beranda
  • Halaman
    • Profilku
    • Lokasiku
    • Struktur Organisasi
    • Selayang Pandang
  • Cari Kami
    • Ikuti kami di Twitter
    • Cari juga di Facebook
  • DAFTAR ISI
    • Kabar KIM
    • Soal Ekonomi
    • Kabar Nasional
    • Soal Kejahatan
  • Hubungi Kami
    • Request Artikel
  • Visi dan Misi

    Facebook Fanpage

    Berita Sebelumnya

    Kategori Berita

    • Destinasi Lumajang
    • Hiburan
    • Internet
    • Kabar KIM
    • Kabar Lumajang
    • Kabar Nasional
    • Olahraga
    • PKK Sumbersuko
    • Politik dan hukum
    • Tips dan Trik
    • Uncategori

    Tentang

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan menteri-menteri terkait mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2014). Mulai pukul 00.00 tanggal 18 November 2014 harga BBM bersubsidi mengalami kenaikan sebesar Rp 2.000, jenis premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 sedangkan solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500.

    Presiden Joko Widodo (Jokowi) didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan menteri-menteri terkait mengumumkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/11/2014). Mulai pukul 00.00 tanggal 18 November 2014 harga BBM bersubsidi mengalami kenaikan sebesar Rp 2.000, jenis premium naik dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500 sedangkan solar dari Rp 5.500 menjadi Rp 7.500.(Ari/KIM Pertiwi)

    Jakarta,- Rakyat mulai mengkritisi kenaikan harga BBM bersubsidi ‎yang diumumkan Presiden Joko Widodo tadi malam, perhatian masyarakat tertuju pada PDI Perjuangan. Partai yang menjadi oposisi 10 tahun ini dulu konsisten menolak kenaikan BBM, namun kini mendukung langkah pemerintahan Jokowi-JK yang tak lain adalah yang pernah diusung PDI-P dan Partai Koalisinya.

    Salah satu bentuk penolakan PDIP‎ kala itu masih dapat diingat jelas dengan terbitnya 'buku putih' yang menjelaskan dengan rinci argumentasi BBM tidak perlu dinaikkan. Mulai dari membuat postur APBN tandingan, hingga lengkap dengan solusinya. Kenapa kini PDIP mendukung kenaikan BBM?

    "Jadi begini, PDIP tidak pernah apriori menolak atau mendukung, artinya kalau mendukung argmentatif, menolak juga argumentasinya jelas. Itu sebabnya kami saat itu terbitkan buku putih," kata politikus PDIP Prof Hendrawan Supratikno kepada detikcom, Selasa (18/11/2014).

    Hendrawan menyatakan, sikap PDIP didasarkan pada data dan fakta yang terjadi.Jika saat ini PDIP mendukung kebijakan Presiden Jokowi, Hendrawan mengatakan partainya punya 3 pra kondisi.

    Pertama, pemerintah secara serius meningkatkan efisiensi produksi dan produksi BBM. PDIP telah melihat pemerintah serius memberantas mafia migas yang membuat impor BBM mahal. Dibuktikan dengan membentuk tim reformasi tata kelola migas yang diketuai Faisal Basri.

    Pra kondisi kedua, pemerintah serius dalam diversifikasi dan konversi sumber energi. Jadi ada bio diesel, PLTA dan lainnya. PDIP melihat ini memang belum dilakukan serius, tapi dibutuhkan waktu.

    "Ketiga pra kondisinya program perlindungan sosial dan daya beli disiapkan dengan baik, karena kenaikan komoditas BBM akan memukul rakyat miskin dan rentan miskin yang diperkirakan 15,5 juta KK. Menurut data lain 81,5 juta," papar pakar ekonomi PDIP itu.

    "Atas dasar itu prakondisinya pemerintah keluarkan KIS, KIP, KKS yang cakupan peserta dan manfaatnya lebih dari program sebelumnya," imbuhnya.

    Hendrawan juga mengamati kondisi APBN, penerimaan pajak yang tidak sesuai dan target utang luar negeri yang sudah menumpuk mengharuskan pemerintah mencari langkah agar keuangan negara tidak ambruk. Cicilan hutang dan bunga yang harus dibayar Indonesia sudah menggunung.

    "Maka alternatif apa yang tersedia supaya APBN sehat, kemudian pembangunan infrastruktur, fasilitas kesehatan, pendidikan dan lainnya tak terganggu. Itu sebabnya datang dengan pengalihan subsidi dari konsumtif ke produktif," terang Hendrawan.

    Singkatnya, kata Hendrawan, supaya negara tidak bangkrut karena 4 defisit, yaitu defisit APBN, defisit perdagangan, defisit transaksi berjalan, dan defisit pembayaran, maka BBM subsidi BBM perlu dikurangi.

    Bahkan kata Hendrawan, sebetulnya bisa saja BBM itu dinaikkan di akhir masa jabatan SBY, namun urung dilakukan. Maka atas analisis di atas, PDIP menilai sudah tepat pemerintahan Jokowi menaikkan harga BBM.

    "Itu sebabnya tugas kita bersama untuk mengawal program realokasi subsidi betul-betul berjalan efektif dan transparan. Jangan ada yang ditutupi," ucap peraih Doktor dan master dari Eropa itu.

    Berikut pidato lengkap Jokowi:

    Assalamualaikum wr wb,

    Selamat malam salam sejahtera bagi kita semua.

    Dari waktu ke waktu kita sebagai bangsa kerap dihadapkan pada pilihan sulit. Meski demikian kita harus memilih dan mengambil keputusan. Hari ini setelah melalui serangkaian pembahasan di Didkabpar, di kementrian teknis, di kemenko perekonomian dan di rapat terbatas di Istana, pemerintah memutuskan untuk melakukan pengalihan subsidi BBM dari sektor konsumtif ke sektor-sektor produktif.

    Selama ini negara membutuhkan anggaran untuk membangung infrastruktur untuk membangun pendidikan dan kesehatan. Namun anggaran ini tidak tersedia karena dihamburkan untuk subsidi BBM. Sebagai konsekuensi dari pengalihan
    subsidi tersebut saya selaku Presiden RI menetapkan harga BBM baru yang akan berlaku pukul 00.00 WIB, terhitung sejak tanggal 18 November 2014.
    Harga premium ditetapkan dari Rp 6.500 menjadi Rp 8.500. Harga solar ditetapkan dari Rp5500 menjadi Rp7500. Untuk rakyat kurang mampu disiapkan perhitungan sosial berupa paket, kartu keluarga sejahtera, kartu Indonsia Sehat, kartu Indonesia pintar, yang dapat dapat untuk menjaga daya beli rakyat dan memulai usaha-usaha di sektor ekonomi produktif.

    Pasti akan bermunculan pendapat yang setuju dan tidak setuju. Pemerintah sangat menghargai setiap masukan-masukan. Semoga keputusan pengalihan subsidi ke arah sektor produktif ini merupakan jalan terbuka untuk menghadirkan anggaran belanja yang lebih bermanfaat bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Demikian yang
    saya sampaikan.

    Wassalamualaikum wr wb.

    Setelah ini menteri terkait akan memberikan keterangan. Terima kasih. 
    (Ari/KIM Pertiwi)
    Kabar KIMPertiwi, Hari ini Selasa tanggal, 18 Nopember 2014 bertempat di SDN Labruk Kidul 01
    Pembukaan paket B dan C 'Al-Barokah" Labruk Kidul yang berada di bawah naungannya PKBM "Al-Fatah" yang dimotori oleh Ibu Tutuk atau yang lebih akrab disapa Ny. As'at Malik ( Wakil Bupati Lumajang ). Dalam Kesempatan turut hadir Kepala Bidang PAUD Lumajang dan Ibu Camat Sumbersuko. Selain itu juga dihadiri Bapak Sekcam Sumbersuko dan Bpk. Anshori ( Kepala Desa Labruk Kidul. 
    SumbersukoNews, Sejauh ini, pengelolaan tempat wisata di Lumajang sangat monoton dan tidak ada penampilan yang berubah dari tahun ke tahun. Kondisi ini terbukti dari sejumlah objek wisata di Lingkungan Kabupaten Lumajang yang seharusnya sudah berkembang dan sangat berpotensi untuk dikembangkan, namun dari tahun ke tahun hingga saat ini masih tetap sama dan bahkan semakin buruk.

    Drs. Samsul Huda, Wakil Ketua DPRD dari Partai Demokrat, menyayangkan pengelolaan wisata di Kabupaten Lumajang yang masih jauh dengan obyek wisata di Kabupaten-kabupaten lain di Jawa Timur pada khususnya. Coba tengok Banyuwangi yang notabene memiliki Sumber Daya Alam yang hampir sama dengan Kabupaten Lumajang, kini cukup jauh melesat menjadi Kabupaten Handalan di Provinsi Jawa Timur. Padahal, seharusnya Dinas Pariwisata di Kabupaten Lumajang memiliki rencana besar untuk mewujudkan pengelolaan wisata yang profesional di Lumajang.

    Samsul Huda mengambil contoh, Pemandian Selokambang Lumajang yang sejak dulu hingga kini tidak mengalami perubahan apapun.

    “Dari dulu hingga sekarang, Pemandian Selokambang ya begitu-begitu aja, gak ada perubahan. Padahal, pemandian tersebut memiliki lahan yang sangat luas dan sangat potensial untuk dikembangkan," katanya Minggu (16/11/2014).

    Berkaca dari semua itu, maka Pada hari ini diadakan Sosialisasi Penetapan Desa Wisata di Wilayah Kecamatan Sumbersuko, sekaligus sebagai tindak lanjut dari 9 Program Bupati Lumajang Bapak H. Syahrajad Masdar. MA. dan Wakil.

    Dalam Acara bertajuk "Perumusan Calon Desa Wisata 2015", kemudian ditetapkan Desa Purwosono yang memiliki situs Pemandian Alam Selokambang.

    Selain kaya akan sejarah Pemandian ini cukup dikenal hampir di seluruh pelosok Kabupaten Lumajang. Mengingat pentingnya sektor Pariwisata di Kabupaten Lumajang. Karena hampir setiap tahunnya Pemandian ini dipadati oleh para wisatawan lokal maupun dari luar Kabupaten Lumajang.

    Dengan di adakan acara ini nantinya harapan Pemerintah adalah demi untuk mensejahterakan masyarakat lewat sektor Pariwisata. Karena sektor ini sekaligus merupakan Program Unggulan di dalam Pemerintahan Jokowi - JK untuk 5 tahun kedepan. (Ari/Sumbersuko).


    Kabar KIM, Hampir saja salah satu Kelompok Informasi Masyarakat yaitu KIM Sinar Harapan dari  Kecamatan Tekung, yang merupakan juara pertama LCCK sekaligus juara bertahan di tingkat Kabupaten Lumajang, berkesempatan mewakili Lumajang dan berlaga melawan 3 KIM lain dari wilayah Karesidenan Bakorwil Malang. Ketiga Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) itu adalah "KIM Gentong Mas" dari kota Pasuruan, "KIM Anjasmoro" dari kota Batu dan "KIM Manggur" dari kota Probolinggo. Kegiatan kemarin (12/11) yang berlokasi di Kembang Banyu Alun-alun Kabupaten Lumajang ini juga dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat se tanah air karena disiarkan oleh Stasiun TV Nasional (TVRI).

    Bermain di kandang sendiri membuat KIM Sinar Harapan di dukung dengan suporter terbanyak. Karena selain dihadiri oleh seluruh kawan - kawan dari 21 KIM se Kabupaten Lumajang ditambah lagi para pimpinan SKPD plus Wakil Bupati Bpk. Drs. H. As'at Malik, M. Ag yang menyempatkan hadir langsung untuk mendukung KIM Sinar Harapan. Kondisi ini sedikit banyak juga mempengaruhi mental bertanding dari KIM lain, terutama yang hadir tanpa suporter.
    Lomba sendiri dimulai dengan perang yel-yel. Dan kembali KIM tuan rumah dengan dukungan suporternya seakan-akan menguasai lokasi Kembang Banyu dengan tepukan dan sorakan.
    Selanjutnya masuk dalam babak presentasi blog. Blog dari KIM Sinar Harapan yang juga mereka gunakan sebagai media publikasi, mampu memuaskan para juri yang berasal dari Perwakilan Kominfo Jatim dan Praktisi Informasi.
    Hanya saja sayang pada babak-babak selanjutnya, konsentrasi dari anggota KIM Sinar Harapan mulai terpecah. Sebagai contoh pada babak cerdik cermat, beberapa kali mereka terlihat selalu terlambat saat akan menekan tombol bel. Sehingga pertanyaan selalu dicuri oleh KIM dari Kabupaten lainnya.
    Pada babak fragment pun kurangnya konsentrasi menjadi musuh utama dari KIM Sinar Harapan. Drama dengan tema kesehatan yang mereka pertontonkan terkesan kurang padat informasi dan monoton, sehingga bel dewan juri sebagai pertanda habisnya waktu terlebih dahulu mengakhiri penampilan mereka.
    Tepat pukul 13.00 WIB. Setelah melakukan rapat dewan juri, akhirnya dewan Juri memutuskan dan mengumumkan hasil dari final LCCK tingkat Bakorwil. Dengan total nilai 1.171 poin untuk KIM Gentong Mas berhasil menjadi juara pertama. Selanjutnya disusul KIM Anjasmoro di posisi kedua dan KIM Sinar Harapan di posisi ketiga. Sementara KIM Manggur dari kota Probolinggo menjadi juara harapan.

    Dengan hasil ini berarti KIM Gentong Mas dari kota Pasuruan berhak mewakili tingkat Bakorwil Malang dalam Grand Final LCCK pada tahun 2015 mendatang di kota Nganjuk Jawa Timur. Akhirnya acara ini berakhir tepat pukul 13.30 WIB oleh host cantik Kak Rina Pahlevi dari Probolinggo. (Ari/Sumbersuko)


    Kegiatan Donor Darah di Balai Desa Labruk Kidul, KIM Pertiwi
    Kegiatan Donor Darah di Balai Desa Labruk Kidul
    Kegiatan Donor Darah di desa Labruk Kidul Kecamatan Sumbersuko di laksanakan setiap 3 (tiga) bulan sekali. Untuk tahun 2014, bulan Nopember ini menjadi kegiatan donor darah yang ke 3 (kegiatan donor ke 1 tahun 2014 dilaksanakan bertepatan dengan kegiatan Pemberian santunan anak Yatim yang ada di Desa Labruk Kidul.

    Beberapa orang petugas dari PMI Kabupaten Lumajang yang datang ke pendopo Balai Desa Labruk Kidul sekitar pukul 09.00, ternyata telah ditunggu oleh para peserta donor yang telah berjibun sejak pagi hari. Itulah bukti bahwa kegiatan donor di Desa Labruk Kidul mendapat sambutan cukup baik dari warga masyarakat. Selain peserta rutin, ada juga peserta baru yang mengikuti kegiatan tersebut.
     
    “Selain ingin berbagi, saya juga ingin mengetahui golongan darah saya,” ujar Karsidi calon pendonor dari Desa Labruk Kidul. Memang di sini setiap peserta baru akan di cek golongan darahnya terlebih dahulu. Umumnya warga desa tidak mengetahui golongan darahnya masing-masing karena sebelumnya tidak pernah mengecek golongan darahnya. Mengetahui golongan darah yang mengalir dalam tubuh kita memang sangat perlu karena hal ini akan mempermudah kita dalam menolong sesama yang membutuhkan darah kita.

    Keuntungan peserta donor selain menjadikan kita tahu golongan darah kita, kita juga akan dipermudah apabila suatu saat membutuhkan kantong darah dari PMI setempat. Selain itu, darah yang ada dalam tubuh kita akan selalu segar karena setelah darah diambil akan terus di perbaharui dengan diproduksinya darah baru oleh sistem yang ada dalam tubuh kita.

    Untuk kali ini peserta donor yang “lolos” mencapai 44 orang dari 59 orang yang mendaftar dan selesai pukul 13.40 wib.

    Hubungi kami dengan

    Rekomendasikan di Google!

    Berita Populer

    • Peta Wilayah Kecamatan Sumbersuko
    • Pesan dari John Titor ( Sang Penjelajah Waktu )
    • Bagaimana mendapatkan ide untuk menulis blog ?
    • Dukung Purwosono sebagai Desa Wisata di Kabupaten Lumajang
    • PRODUK UNGGULAN SUMBERSUKO
    • Siapakah figur Wakil Bupati Lumajang kedepannya ?
    • e-KTP di Lumajang GRATIS
    • Meriahkan Hari Kartini Sumbersuko gelar Jalan Sehat dan Senam berhadiah.
    • 5 Tips Ampuh Cara Meningkatkan Kinerja Windows 7
    • Nasib Negeri di Atas Awan hingga kini masih ?

    Label Berita

    Verification of

    • Komentar
    • Tags
    Destinasi Lumajang Hiburan Internet Kabar KIM Kabar Lumajang Kabar Nasional Olahraga PKK Sumbersuko Politik dan hukum Tips dan Trik Uncategori

    StatCounter

    Artikel Lainnya

    Tentang Kami

    KIM Pertiwi - Merupakan sebuah blog yang dibuat untuk menjembatani Informasi yang ada kepada masyarakat Sumbersuko

    Hingga kini kami berusaha memperbaiki semua fitur dalam blog ini. Karena banyak masyarakat yang belum paham dan ragu akan pentingnya media untuk berkomunikasi. Meski Wilayah Kecamatan Sumbersuko berdampingan dengan pusat Kota Lumajang, Namun masih banyak masyarakat yang belum mengerti akan keberadaan Blog kami yang beralamatkan di www.kimpertiwi.com

    Link Terkait

    • Destinasi Lumajang
    • Hiburan
    • Internet
    • Kabar KIM
    • Kabar Lumajang
    • Kabar Nasional
    • Olahraga
    • PKK Sumbersuko
    • Politik dan hukum
    • Tips dan Trik
    • Uncategori

    Cari Kami

    Copyright 2010 KIM Pertiwi. All rights reserved.

    Designed by editing us.

    Free video poker