background

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku

KIM Pertiwi

KIM Pertiwi adalah salah satu Media Informasi di Kecamatan Sumbersuko. Sebagai salah satu KIM Lumajang, blog ini sengaja dibuat untuk menyampaikan semua Informasi baik yang bersifat regional maupun Nasional. Selain itu juga memberikan Tips dan Trik dasar bagi para blogger di tanah air. Salam Lumajang Hebat

Diberdayakan oleh Blogger.

Arsip Blog

  • ▼  2015 (37)
    • ▼  April (10)
      • 5 Tips Ampuh Cara Meningkatkan Kinerja Windows 7
      • Tips dan Trik Meningkatkan Jumlah Pageview Blog
      • Masyarakat Lumajang sebentar lagi terima Dana PSKS
      • Kongres IV PDIP membuat Bali Merah
      • Mimpi Indonesia untuk membangunkan MACAN ASIA
      • AGAR Situs KITA Nangkring di Urutan Pertama GOOGLE
      • Jokowi cabut Uang MUKA Mobil Pejabat
      • Meriahkan Hari Kartini Sumbersuko gelar Jalan Seha...
      • Lumajang bebas Penyakit Malaria
      • Akhirnya Lumajang resmi memiliki Bupati Baru.
    • ►  Maret (27)
  • ►  2014 (26)
    • ►  November (5)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (6)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2013 (32)
    • ►  Desember (16)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (3)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (2)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (3)
  • ►  2012 (12)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (9)
    • ►  September (1)
    • ►  Maret (1)

KIM Pertiwi

  • Beranda
  • Halaman
    • Profilku
    • Lokasiku
    • Struktur Organisasi
    • Selayang Pandang
  • Cari Kami
    • Ikuti kami di Twitter
    • Cari juga di Facebook
  • DAFTAR ISI
    • Kabar KIM
    • Soal Ekonomi
    • Kabar Nasional
    • Soal Kejahatan
  • Hubungi Kami
    • Request Artikel
  • Visi dan Misi

    Facebook Fanpage

    Berita Sebelumnya

    Kategori Berita

    • Destinasi Lumajang
    • Hiburan
    • Internet
    • Kabar KIM
    • Kabar Lumajang
    • Kabar Nasional
    • Olahraga
    • PKK Sumbersuko
    • Politik dan hukum
    • Tips dan Trik
    • Uncategori

    Tentang

    Tampilkan postingan dengan label Destinasi Lumajang. Tampilkan semua postingan

    B29, Destinasi Wisata Lumajang, Kabar Lumajang, Kabar KIM, Wisata Lumajang, Liburan di Lumajang, Lumajang, Ada apa di Lumajang
    Keindahan Kawasan Desa Argosari B29
    Kabar Lumajang,  Hingga Berita ini diturunkan, Pemerintah Kabupaten Lumajang maupun Probolinggo belum menemui kata sepakat. Terkait dengan pengelolaan kawasan Destinasi Wisata yang sedang naik daun yaitu B-29. Upaya pengukuran yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi dengan difasilitasi oleh Kodam V Brawijaya beberapa hari lalu juga belum menghasilkan kata sepakatdari kedua kubu soal letak Puncak B29 apakah masuk dalam wilayah Kabupaten Lumajang atau Probolinggo.

    Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kabupaten Lumajang Bpk. Hendra Agung, SH, ketika dikonfirmasi mengatakan, " Sampai saat ini Pemerintah Propinsi Jawa Timur masih memberikan kesempatan kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang maupun Kabupaten Probolinggo untuk memutuskan titik mana saja yang menjadi bagian wilayah Destinasi Wisata Kawaran B29 sekaligus tentang bagaimana sistem tata kelola untuk dimasa mendatang".

    “Kita masih diberi waktu untuk berunding mas. Tapi sekarang memang belum ada titik temu soal wilayah B29 tersebut. Karenanya untuk sementara kita mengikuti saja apapun yang terjadi. Karena masyarakat memang tahunya B29 itu adalah bagian dari Lumajang,” kata Bpk. Hendra Agung, SH.

    Menyinggung batas waktu perundingan yang diberikan oleh Pemerintah Propinsi Jawa Timur, Hendra Agung menyatakan bahwa batas waktunya sebenarnya sudah berakhir bulan ini. Namun memang sekarang belum ada kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Lumajang maupun  Probolinggo.


    “Sudah berakhir bulan ini sebenarnya mas, kita tunggu saja nanti hasilnya. Kalau sekarang sebenarnya tidak masalah karena masyarakat tetap banyak yang datang dan tahunya itu adalah bagian dari Lumajang,” jelas Bpk. Hendra Agung, SH.

    Demikian kabar terkait batas wilayah B29 yang sedang naik daun ini, Semoga kabar selanjutnya lebih baik dari Pemerintah Kabupaten Lumajang. Salam Lumajang OK
    Lumajang, Kabar Lumajang, Kabar KIM, KIM Lumajang, Selokambang, Mata Air Lumajang, Selamatkan Lumajang, Waspada Lumajang, Jokowi cabut Uang MUKA Mobil Pejabat, Kementerian Keuangan, Dr. Pratikno M.Soc.Sc., Presiden Nomor : 39 tahun 2015, Uang Muka mobil Pejabat, kecamatan, candipuro, gucialit, jatiroto, kedungjajang, klakah, kunir, lumajang, padang, pasirian, pasrujambe, pronojiwo, randuagung, ranuyoso, rowokangkung, senduro, sumbersuko, sukodono, tekung, tempeh, tempursari, yosowilangun, Kelurahan/Desa Candipuro (Kodepos : 67373), Desa Jarit, Desa Jugosari, Desa Kloposawit, Desa Penanggal, Desa Sumbermujur, Desa Sumberrejo, Desa Sumberwuluh, Desa Tambahrejo, Desa Tumpeng, Kelurahan/Desa Dadapan (Kodepos : 67353), Kelurahan/Desa Gucialit (Kodepos : 67353), Kelurahan/Desa Jeruk (Kodepos : 67353), Kelurahan/Desa Kenongo (Kodepos : 67353), Kelurahan/Desa Kertowono (Kodepos : 67353),Kelurahan/Desa Pakel (Kodepos : 67353), Kelurahan/Desa Sombo (Kodepos : 67353), Kelurahan/Desa Tunjung (Kodepos : 67353), Kelurahan/Desa Wonokerto (Kodepos : 67353), Kelurahan/Desa Banyuputih Kidul (Kodepos : 67355), Kelurahan/Desa Jatiroto (Kodepos : 67355), Kelurahan/Desa Kaliboto Kidul (Kodepos : 67355), Kelurahan/Desa Kaliboto Lor (Kodepos : 67355), Kelurahan/Desa Rojopolo (Kodepos : 67355), Kelurahan/Desa Sukosari (Kodepos : 67355), Kelurahan/Desa Bandaran (Kodepos : 67358), Kelurahan/Desa Bence (Kodepos : 67358), Kelurahan/Desa Curahpetung (Kodepos : 67358), Kelurahan/Desa Grobogan (Kodepos : 67358), Kelurahan/Desa Jatisari (Kodepos : 67358), Kelurahan/Desa Kedungjajang (Kodepos : 67358), Kelurahan/Desa Krasak (Kodepos : 67358), Kelurahan/Desa Pandansari (Kodepos : 67358), Kelurahan/Desa Sawaran Kulon (Kodepos : 67358), Kelurahan/Desa Tempursari (Kodepos : 67358), Kelurahan/Desa Umbul (Kodepos : 67358), Kelurahan/Desa Wonorejo (Kodepos : 67358), Kelurahan/Desa Duren (Kodepos : 67356), Kelurahan/Desa Kebonan (Kodepos : 67356), Kelurahan/Desa Klakah (Kodepos : 67356), Kelurahan/Desa Kudus (Kodepos : 67356), Kelurahan/Desa Mlawang (Kodepos : 67356), Kelurahan/Desa Papringan (Kodepos : 67356), Kelurahan/Desa Ranupakis (Kodepos : 67356), Kelurahan/Desa Sawaran Lor (Kodepos : 67356), Kelurahan/Desa Sruni (Kodepos : 67356), Kelurahan/Desa Sumberwringin (Kodepos : 67356), Kelurahan/Desa Tegalciut (Kodepos : 67356), Kelurahan/Desa Tegalrandu (Kodepos : 67356), Kelurahan/Desa Dorogowok (Kodepos : 67383), Kelurahan/Desa Jatigono (Kodepos : 67383), Kelurahan/Desa Jatimulyo (Kodepos : 67383), Kelurahan/Desa Jatirejo (Kodepos : 67383), Kelurahan/Desa Kabuaran (Kodepos : 67383), Kelurahan/Desa Karanglo (Kodepos : 67383), Kelurahan/Desa Kedungmoro (Kodepos : 67383), Kelurahan/Desa Kunir Kidul (Kodepos : 67383), Kelurahan/Desa Kunir Lor (Kodepos : 67383), Kelurahan/Desa Sukorejo (Kodepos : 67383), Kelurahan/Desa Sukosari (Kodepos : 67383), Kelurahan/Desa Tompokersan (Kodepos : 67311), Kelurahan/Desa Citrodiwangsan (Kodepos : 67312), Kelurahan/Desa Ditotrunan (Kodepos : 67313), Kelurahan/Desa Jogotrunan (Kodepos : 67314), Kelurahan/Desa Jogoyudan (Kodepos : 67315), Kelurahan/Desa Banjarwaru (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Blukon (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Boreng (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Denok (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Kepuharjo (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Labruk Lor (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Rogotrunan (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Babakan (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Barat (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Bodang (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Kalisemut (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Kedawung (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Merakan (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Mojo (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Padang (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Tanggung (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Bades (Kodepos : 67372), Kelurahan/Desa Bago (Kodepos : 67372), Kelurahan/Desa Condro (Kodepos : 67372), Kelurahan/Desa Gondoruso (Kodepos : 67372), Kelurahan/Desa Kalibendo (Kodepos : 67372), Kelurahan/Desa Madurejo (Kodepos : 67372), Kelurahan/Desa Nguter (Kodepos : 67372), Kelurahan/Desa Pasirian (Kodepos : 67372), Kelurahan/Desa Selok Anyar (Kodepos : 67372), Kelurahan/Desa Selok Awar Awar (Kodepos : 67372), Kelurahan/Desa Sememu (Kodepos : 67372), Kelurahan/Desa Jambearum (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Jambekumbu (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Karanganom (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Kertosari (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Pagowan (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Pasrujambe (Pasujambe) (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Sukorejo (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Oro Oro Ombo (Kodepos : 67374), Kelurahan/Desa Pronojiwo (Kodepos : 67374), Kelurahan/Desa Sidomulyo (Kodepos : 67374), Kelurahan/Desa Sumberurip (Kodepos : 67374), Kelurahan/Desa Supiturang (Kodepos : 67374), Kelurahan/Desa Tamanayu (Kodepos : 67374), Kelurahan/Desa Banyuputih Lor (Kodepos : 67354), Kelurahan/Desa Buwek (Kodepos : 67354), Kelurahan/Desa Gedangmas (Kodepos : 67354), Kelurahan/Desa Kalidilem (Kodepos : 67354), Kelurahan/Desa Kalipenggung (Kodepos : 67354), Kelurahan/Desa Ledoktempuro (Kodepos : 67354), Kelurahan/Desa Pejarakan (Kodepos : 67354), Kelurahan/Desa Randuagung (Kodepos : 67354), Kelurahan/Desa Ranulogong (Kodepos : 67354), Kelurahan/Desa Ranuwurung (Kodepos : 67354), Kelurahan/Desa Salak (Kodepos : 67354), Kelurahan/Desa Tunjung (Kodepos : 67354), Kelurahan/Desa Alun Alun (Kodepos : 67357), Kelurahan/Desa Jenggrong (Kodepos : 67357), Kelurahan/Desa Meninjo (Kodepos : 67357), Kelurahan/Desa Penawungan (Kodepos : 67357), Kelurahan/Desa Ranubedali (Kodepos : 67357), Kelurahan/Desa Ranuyoso (Kodepos : 67357), Kelurahan/Desa Sumberpetung (Kodepos : 67357), Kelurahan/Desa Tegalbangsri (Kodepos : 67357), Kelurahan/Desa Wates Kulon (Kodepos : 67357), Kelurahan/Desa Wates Wetan (Kodepos : 67357), Kelurahan/Desa Wonoayu (Kodepos : 67357), Kelurahan/Desa Dawuhan Wetan (Kodepos : 67359), Kelurahan/Desa Kedungrejo (Kodepos : 67359), Kelurahan/Desa Nogosari (Kodepos : 67359), Kelurahan/Desa Rowokangkung (Kodepos : 67359), Kelurahan/Desa Sidorejo (Kodepos : 67359), Kelurahan/Desa Sumberanyar (Kodepos : 67359), Kelurahan/Desa Sumbersari (Kodepos : 67359), Kelurahan/Desa Argosari (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Bedayu (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Bedayutalang (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Burno (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Kandangan (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Kandangtepus (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Pandansari (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Purworejo (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Ranupani (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Sarikemuning (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Senduro (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Wonocepokoayu (Kodepos : 67361), Kelurahan/Desa Bondoyudo (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Dawuhan Lor (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Karangsari (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Kebonagung (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Klanting (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Kutorenon (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Selokbesuki (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Selokgondang (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Sumberejo (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Uranggantung (Kodepos : 67352), Kelurahan/Desa Grati (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Kebonsari (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Labruk Kidul (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Mojosari (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Petahunan (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Purwosono (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Sentul (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Sumbersuko (Kodepos : 67316), Kelurahan/Desa Karangbendo (Kodepos : 67381), Kelurahan/Desa Klampokarum (Kodepos : 67381), Kelurahan/Desa Mangunsari (Kodepos : 67381), Kelurahan/Desa Tekung (Kodepos : 67381), Kelurahan/Desa Tukum (Kodepos : 67381), Kelurahan/Desa Wonogriyo (Kodepos : 67381), Kelurahan/Desa Wonokerto (Kodepos : 67381), Kelurahan/Desa Wonosari (Kodepos : 67381), Kelurahan/Desa Besuk (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Gesang (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Jatisari (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Jokarto (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Kaliwungu (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Lempeni (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Pandanarum (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Pandanwangi (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Pulo (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Sumberjati (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Tempeh Kidul (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Tempeh Lor (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Tempeh Tengah (Kodepos : 67371), Kelurahan/Desa Bulurejo (Kodepos : 67375), Kelurahan/Desa Kaliuling (Kodepos : 67375), Kelurahan/Desa Pundungsari (Kodepos : 67375), Kelurahan/Desa Purorejo (Kodepos : 67375), Kelurahan/Desa Tegalrejo (Kodepos : 67375), Kelurahan/Desa Tempurrejo (Kodepos : 67375), Kelurahan/Desa Tempursari (Kodepos : 67375), Kelurahan/Desa Darungan (Kodepos : 67382), Kelurahan/Desa Kalipepe (Kodepos : 67382), Kelurahan/Desa Karangayar (Kodepos : 67382), Kelurahan/Desa Karangrejo (Kodepos : 67382), Kelurahan/Desa Kebonsari (Kodepos : 67382), Kelurahan/Desa Krai (Kodepos : 67382), Kelurahan/Desa Kraton (Kodepos : 67382), Kelurahan/Desa Munder (Kodepos : 67382), Kelurahan/Desa Tunjungrejo (Kodepos : 67382), Kelurahan/Desa Wotgalih (Kodepos : 67382), Kelurahan/Desa Yosowilangun Kidul (Kodepos : 67382), Kelurahan/Desa Yosowilangun Lor (Kodepos : 67382), Desa Wisata, Kabar Lumajang, Destinasi Lumajang, Suara Lumajang, Berita Lumajang, Lumajang Terkini, KIM Lumajang, Jokowi, Presiden RI, Presiden Jokowi, BBM, BBM Naik, Trans 7, Media Indonesia, Bisnis Lumajang, Ekonomi Lumajang, Surga Lumajang, Cuban Sewu Lumajang, Selokambang, Desa Wisata di Lumajang, Agrowisata Lumajang, Sekolah Lumajang, Perguruan Tinggi di Lumajang, Sejarah Lumajang, Tentang Lumajang, Tambang Pasir di Lumajang, Akik Lumajang, Bupati Lumajang, Pemkab Lumajang, DPRD Lumajang, UMR Lumajang, PNPM Lumajang, Asosiasi UPK Lumajang, Kasus Lumajang, Situs Lumajang, Memo Lumajang, Radar Lumajang, Olahraga Lumajang, PSIL Lumajang, PDAM Lumajang, Pemda Lumajang, Pemandian Lumajang, Batik Lumajang, Kios Lumajang, Kesenian Asli Lumajang, KIM Lumajang, KIM Pertiwi, Kabar KIM Lumajang, Berita KIM Lumajang, KIM Sumbersuko, Kelompok Informasi Masyarakat Lumajang, Bupati Baru Lumajang, Sumbersuko bagi-bagi hadiah, Jalan Sehar Sumbersuko, Lomba di Sumbersuko, Peringatan hari Kartini di Sumbersuko, Jalan Sehat dan Senam di Sumbersuko, Meriahkan Hari Kartini Sumbersuko gelar Jalan Sehat dan Senam berhadiah.
    Asyiknya naik Perahu bebek di Selokambang 
    Kabar Lumajang, Ratusan titik sumber mata mata air di Kabupaten Lumajang saat ini terpantau mengalami penurunan debit. Penurunan debit terjadi pada seluruh sumber mata air yang jumlahnya lebih dari 300 titik. Penurunan bervariasi antara 15 persen hingga 30 persen dari tahun sebelumnya.

    "Rata-rata sumber mata air ini terdapat di wilayah yang memang terkategori rawan kekeringan khususnya di wilayah utara Kabupaten Lumajang. Sesuai laporan, sejauh ini belum ada sumber mata air yang sampai kering," kata Ir. Imam Surjadi selaku Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Lumajang ketika dikonfirmasi Radio Lokal, Minggu (22/3/2015).

    Tidak hanya sumber mata air kecil saja yang debitnya menurun karena sumber mata air besar juga mengalami kondisi yang sama. Contohnya seperti sumber mata air di Pemandian Alam Selokambang di Desa Purwosono, Kecamatan Sumbersuko yang juga mengalami penurunan yang cukup signifikan.

    "Padahal, sumber mata air itu menjadi pemasok utama kebutuhan air bersih untuk jaringan PDAM. Tidak hanya Selokambang saja namun debit air di Ranu Bedali misalnya dilaporkan turun sampai satu meter saat musim kemarau lalu," paparnya.

    Guna menjaga kondisi sumber mata air agar tidak sampai benar-benar mengering, Dishut melakukan kegiatan rutin berupa penanaman di sekitar titik yang ada. Penanaman itu dilakukan reguler setiap tahun dengan bibit tanaman penyangga." Kegiatan ini juga dilakukan memperingati Hari Air Sedunia agar sumber mata air tidak benar-benar mengering," ungkap dia.

    Ir. Imam Surjadi juga mengungkapkan, sejauh ini dari pendataan yang dilakukan, dari 300 lebih sumber mata air yang ada sebagian kecil diantaranya merupakan sumber mata air yang sebelumnya mengering lalu hidup kembali. Jumlahnya tidak banyak, hanya 10 titik saja.

    "Sumber mata air yang kemarin hidup kembali ada sekitar 10 titik. Ini berada di wilayah barat Lumajang. Ini semua tidak lepas dari kepeduliaan kita semua yang rutin melakukan gerakan penghijauan. Baik masyarakat, Desa, Perhutani maupun pihak swasta melalui sejumlah perusahaan yang ikut serta melakukan proses itu," ungkapnya.

    Untuk kesiapan gerakan penghijauan di awal musim penghujan nanti, Dishut juga telah menyediakan bibit pohon yang jumlahnya lebih dari 1,2 juta batang. Bibit ini telah disemaikan dan tersebar, baik terdapat di Dishut, BPDAS, maupun tempat-tempat lain." Jenisnya ada trembesi, bambu petung hitam, durian, sengon, mahoni dan lainnya. Jumlah bibit ini sesuai dnegan target kami, bahwa tahun 2014 akan ditanam sebanyak itu," paparnya.

    Khusus untuk menjaga kelestarian sumber mata air besar di Pemandian Alam Selokambang, lanjut Imam Surjadi, pihaknya bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata juga akan melakukan penanaman dengan bibit penyangga berupa trembesi.


    "Secara reguler, penanaman itu akan terus kita lakukan. Namun, kita juga berharap masyarakat di sekitar sumber mata air ikut melakukan gerakan yang sama. Sebab, di sana memang lahan pertanian banyak yang digunakan budidaya tebu. Ini yang juga berpengaruh sehingga perlu diimbangi dengan penghijauan," pungkas dia. Demikian kabar ini disampaikan semoga menjadi bahan pertimbangan bagi kita selaku warga Kabupaten Lumajang. Mari Selamatkan kota Kecil Kita dengan Kegiatan yang bermanfaat. Salam KIM Pertiwi.
    Pronojiwo, Obyek wisata Air Terjun Coban Semeru di Desa Sido Mulyo Kecamatan Pronojiwo, ternyata belum masuk dalam Peta Destinasi Wisata Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur. Meski tidak masuk dalam peta Destinasi Wisata, Keindahan Alam Cuban Sewu terus mengalami tingkat popilaritas di kalangan masyarakat dan mampu menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin tahu.

    Kepala Dinas Budaya Dan Pariwisata Kabupaten Lumajang Drs. Gawat Sudarmanto memastikan andaikan bisa dikembangkan, kawasan wisata Cuban Sewu baru bisa dikembangkan pada tahun 2016 mendatang. Hal ini disebabkan dari sisi anggaran, yang sudah dianggarkan melalui APBD untuk tahun ini adalah kawasan wisata Puncak B29, untuk kategori lokasi baru. Selain itu, usaha mengembangkan kawasan Cuban Sewu memerlukan uji kelayakan terlebih dahulu mengingat lokasi Destinasi Wisata itu sangat  sulit dicapai.

    “Yang sudah kita anggaran adalah pengembangan wisata Puncak B29. Kalau untuk Cuban Sewu ini memerlukan banyak pertimbangan. Apalagi untuk menyaksikan air terjun dari bawah maka harus melalui sebuah aliran sungai yang tidak lain adalah aliran lahar Gunung Semeru. Jika dilalui dari atas atau melihat dari ketinggian, mungkin saja dikembangkan tapi tahun 2016 mendatang,” kata Gawat Sudarmanto, usai menemani Muspida Lumajang yang mendatangi kawasan Destinasi Wisata Cuban Sewu Kabupaten Lumajang.

    Populernya Cuban Sewu Semeru dilakukan oleh masyarakat lewat sosial media. Bahkan, informasi untuk ke lokasi Cuban Sewu banyak diketahui para pengunjung dari sosial media seperti blogger, facebook, twitter, instagram, dll yang saling berkomuniasi dalam menuju jalur wisata nan eksotika itu.

    Secara penamaan saya sampai sekarang masih belum pasti, karena masyarakat sekitar menyebutnya sebagai air terjun Tumpak Sewu. Sedangkan belakangan ini dikenal dimedia sosial dengan nama Cuban Sewu. “Soal nama saja harus klir mas, kalau masyarakat setempat menyebutnya sebagai Ait Terjun Tumpak Semeru, dan kemungkinan kita akan menggunakan nama itu agar selaras dengan apa yang sudah dikenal masyarakat sekitar,” kata Gawat kemudian.

    Disisi lain, masalah infrastruktur memang memerlukan kajian yang mendalam. Karena rute yang harus dilalui memang cukup sulit untuk mencapai kawasan ini. “Kalau mau dilihat dari bawah rutenya sangat sulit harus melintasi sungai dan sungai itu merupakan aliran lahar Semeru. Jadi kalau musim penghujan sangat berbahaya,” kata Gawat kemudian.

    Cuban Sewu Semeru kini sudah mulai dijajaki sejumlah wisatawan asing yang senang berpetualang. Bahkan, untuk ke Cuban Sewu, wisatawan dapat melalui wisatawan Goa Tetes. Untuk masuk ke kawasan wisata goa tetas, pengunjung dikenai Retribusi Rp. 3.000 dan Rp. 5.000 untuk parkir.


    Gawat juga menambahkan bahwa untuk pengembangan masih harus dianalisa dulu potensinya, kemudian diajukan anggarannya kepada DPRD. Jika memang disetujui oleh DPRD baru bisa dikembangkan. “Ya semuanya tergantung kepada perkembangan lah mas,” jelas Gawat lagi.
    SumbersukoNews, Sejauh ini, pengelolaan tempat wisata di Lumajang sangat monoton dan tidak ada penampilan yang berubah dari tahun ke tahun. Kondisi ini terbukti dari sejumlah objek wisata di Lingkungan Kabupaten Lumajang yang seharusnya sudah berkembang dan sangat berpotensi untuk dikembangkan, namun dari tahun ke tahun hingga saat ini masih tetap sama dan bahkan semakin buruk.

    Drs. Samsul Huda, Wakil Ketua DPRD dari Partai Demokrat, menyayangkan pengelolaan wisata di Kabupaten Lumajang yang masih jauh dengan obyek wisata di Kabupaten-kabupaten lain di Jawa Timur pada khususnya. Coba tengok Banyuwangi yang notabene memiliki Sumber Daya Alam yang hampir sama dengan Kabupaten Lumajang, kini cukup jauh melesat menjadi Kabupaten Handalan di Provinsi Jawa Timur. Padahal, seharusnya Dinas Pariwisata di Kabupaten Lumajang memiliki rencana besar untuk mewujudkan pengelolaan wisata yang profesional di Lumajang.

    Samsul Huda mengambil contoh, Pemandian Selokambang Lumajang yang sejak dulu hingga kini tidak mengalami perubahan apapun.

    “Dari dulu hingga sekarang, Pemandian Selokambang ya begitu-begitu aja, gak ada perubahan. Padahal, pemandian tersebut memiliki lahan yang sangat luas dan sangat potensial untuk dikembangkan," katanya Minggu (16/11/2014).

    Berkaca dari semua itu, maka Pada hari ini diadakan Sosialisasi Penetapan Desa Wisata di Wilayah Kecamatan Sumbersuko, sekaligus sebagai tindak lanjut dari 9 Program Bupati Lumajang Bapak H. Syahrajad Masdar. MA. dan Wakil.

    Dalam Acara bertajuk "Perumusan Calon Desa Wisata 2015", kemudian ditetapkan Desa Purwosono yang memiliki situs Pemandian Alam Selokambang.

    Selain kaya akan sejarah Pemandian ini cukup dikenal hampir di seluruh pelosok Kabupaten Lumajang. Mengingat pentingnya sektor Pariwisata di Kabupaten Lumajang. Karena hampir setiap tahunnya Pemandian ini dipadati oleh para wisatawan lokal maupun dari luar Kabupaten Lumajang.

    Dengan di adakan acara ini nantinya harapan Pemerintah adalah demi untuk mensejahterakan masyarakat lewat sektor Pariwisata. Karena sektor ini sekaligus merupakan Program Unggulan di dalam Pemerintahan Jokowi - JK untuk 5 tahun kedepan. (Ari/Sumbersuko).




    Menuju B-29, Foto bareng KIM Lumajang, Sumbersuko
    Sebelum berangkat Foto bareng dulu.
    Wisata Lumajang, Jalan - jalan ke suatu tempat objek wisata memanglah sangat menyenangkan apalagi ditemani oleh sahabat, kerabat ataupun orang - orang tercinta. Tempat wisata yang dapat dikunjungipun ada berbagai macam seperti pantai, taman hiburan dan yang lainnya. Nah, disini saya ingin bercerita sekaligus memperkenalkan tempat wisata yang memang indah dan sebenarnya sangat pantas untuk dikunjungi yaitu Desa Wisata Arjosari Wisata diatas Awan B-29 yang berlokasi di desa Argosari, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang. Jika berwisata ke tempat semacam taman atau pantai terasa sudah biasa maka teman - teman semua bisa mencoba untuk mengunjungi tempat ini. Beberapa waktu lalu saya dan teman - teman dari KIM ( Kelompok Informasi Masyarakat ) se Kabupaten Lumajang dan juga rombongan anak-anak dari YIC ( Young Information Community ) Lumajang pergi ke Tempat Wisata B-29, karena merasa sangat penat dengan pekerjaan dan tugas di sekolah  jadi oleh Kepala Bagian Humas yaitu Bpk Edy Hozainy memutuskan untuk pergi ke tempat itu, karena selain tempat yang baru bagi kami sebagian yang mayoritas dari kota maka tempat ini juga pas untuk kita yang ingin berwisata tetapi tetap hemat karena ketika kami berkunjung ke tempat itu kami tidak mengeluarkan uang sepeserpun kecuali uang transport. Tetapi jangan salah, meskipun wisata Kampung Arjosari di B-29 ini terbilang sangat ekonomis tetapi keindahan yang di dapat sangatlah maksimal.


    Eloknya Gunung Semeru dilihat dari atas Mobil
    Jalan akses menuju Desa Wisata Argosari atau yang lebih familiar disebut Wisata di atas Awan ini sedikit menantang, kita harus melewati tebing-tebing  yang curam dan kebun petani yang luas dengan tikungan yang lumayan tajam. Kemudian kita melewati perkampungan, jalan utama menuju kesana sangatlah sulit karena berdebu tebal dan menutut tukang ojek untuk lebih baik dan waspada dalam mengendarai motor ketika berkunjung kesana karena jalan yang dilewati sangat sempit. Setelah itu untuk menuju B-29 kita harus menitipkan kendaraan kita bagi yang membawa mobil atau kendaraan besar kepada warga setempat dan jika ingin di temani maka warga setempat yang sangat ramah itu bersedia untuk memandu menuju lokasi. Sebelum mencapai B-29 kita harus berjalan kaki terlebih dahulu untuk memandangi pemandangan sekitar yang indah kemudian kita disarankan naik ojek milik menduduk setempat.


    Sekedar berfoto Ria dengan latar belakang Mahameru
    Menurut warga sekitar B-29 itu dulunya merupakan tempat untuk piknik anak-anak kemah. Namun oleh mereka dan sebagian warga lalu mulai mengkomersialkan tempat itu karena dirasa sangat indah dan disukai oleh wisatawan baik dalam daerah maupun luar negeri. Sungguh itu adalah keindahan Indonesia yang tersembunyi, yang benar - benar masih alami. Jika anda berminat kunjungi saja Wisata diatas awan - B-29 ini, suasana alami dan kami akan menyambut anda serta memanjakan mata anda. Dijamin terbayar semua kelelahan yang kita rasakan sesampai dirumah. Dibawah ini saya tampilkan sedikit kisah kami saat berpetualang menuju Wisata Terindah di Kabupaten Lumajang. by. Ari-Sumbersuko .Shared this video : B-29
    Analisis, Bagus Arif Haruno, Batik Lumajang, Bedah Rumah, Berita Hari ini, Berita Lucu, Bisnis, Bursa, Dampak Positif Internet, Desa, Desa Purwosono, Ekonomi, Hacking, Humas Lumajang, Ilmu Pengetahuan, Indikator, Info Pendidikan, Ini Pohonku, Jambore PKK, Kabupaten, Kamu harus Tahu, Kasus Sabu, Kecamatan, Kecamatan Sumbersuko, Kesehatan, Keuangan, Kim, Kim Lumajang, Kisah Unik, Kriminal, Lumajang, Lumajang Hari ini, Mikrofinance, Obyektif, Pasir Lumajang, Pelayanan Publik, Pemandian Selokambang, Pendidikan, Pengentasan Kemiskinan, Pengumuman, Pilkades Lumajang, Pilkades Sumbersuko, Purwosono, Rakor KIM Pertiwi, Renungan, RUU Desa, Selamat Tahun Baru 2014, Selokambang, Senduro, Serba Lumajang, Service, Service Komputer, Service Laptop, Sumbersuko, Sumbersuko Hari ini, Trik SEO, UKM, Warta, Wisata, service printer lumajang
    Suasana saat pengunjung berlimpah
    Meski memiliki banyak tempat wisata, tidak semua destinasi menarik di Indonesia mudah terjamah. Sebagian besar pelacong hanya mengenal Bali, Lombok dan Yogyakarta. Kondisi tersebut membuat destinasi lain kurang diminati karena minimnya informasi. Untuk memecahkan masalah tersebut, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) mengembangkan Marketplace Desa Wisata yang dapat diakses secara online dari seluruh dunia.


    Perusahaan plat merah ini menggandeng Via.com sebagai mitra yang sudah berkecimpung di industri travel lebih kurang 13 tahun, yang saat ini merupakan agen wisata terbesar di Asia yang bergerak dalam bisnis travel online. Selain itu, perusahaan tersebut memiliki jaringan kemitraan bersama 20.000 agen wisata yang tersebar di India, Philipina, Indonesia, Brazil, Afrika Selatan, Singapura dan Korea Selatan.

    Analisis, Bagus Arif Haruno, Batik Lumajang, Bedah Rumah, Berita Hari ini, Berita Lucu, Bisnis, Bursa, Dampak Positif Internet, Desa, Desa Purwosono, Ekonomi, Hacking, Humas Lumajang, Ilmu Pengetahuan, Indikator, Info Pendidikan, Ini Pohonku, Jambore PKK, Kabupaten, Kamu harus Tahu, Kasus Sabu, Kecamatan, Kecamatan Sumbersuko, Kesehatan, Keuangan, Kim, Kim Lumajang, Kisah Unik, Kriminal, Lumajang, Lumajang Hari ini, Mikrofinance, Obyektif, Pasir Lumajang, Pelayanan Publik, Pemandian Selokambang, Pendidikan, Pengentasan Kemiskinan, Pengumuman, Pilkades Lumajang, Pilkades Sumbersuko, Purwosono, Rakor KIM Pertiwi, Renungan, RUU Desa, Selamat Tahun Baru 2014, Selokambang, Senduro, Serba Lumajang, Service, Service Komputer, Service Laptop, Sumbersuko, Sumbersuko Hari ini, Trik SEO, UKM, Warta, Wisata, service printer lumajang
    Kegiatan Memancing yang dihadiri Wabup Lumajang
    “Langkah ini membuktikan komitmen Telkom untuk serius menggarap dan mengembangkan industri parawisata di Indonesia terutama memajukan Masyarakat Desa Wisata. Dengan kerja sama pengembangan portal market place ini maka akan memungkinkan komunitas dalam ekosistem desa wisata terhubung dan saling memberikan value,” kata Agus F. Abdillah, Deputy EGM Telkom Divisi Solution Convergence.


    Agus mengklaim, Marketplace pariwisata ini merupakan satu-satunya marketplace di mana masyarakat dapat menemukan paket wisata yang unik dan menarik sesuai keinginannya, baik akomodasi maupun transportasi. Proyek  ini diharapkan siap beroperasi di triwulan pertama tahun 2014.


    “Lokasi yang jauh dan tersembunyi serta keterbatasan informasi menyebabkan tempat-tempat wisata tersebut tidak dikenal sehingga daya tariknya belum diketahui oleh wisatawan lokal maupun wisatawan asing. Padahal Indonesia sangat kaya akan tempat-tempat wisata,” Agus menambahkan.


    Analisis, Bagus Arif Haruno, Batik Lumajang, Bedah Rumah, Berita Hari ini, Berita Lucu, Bisnis, Bursa, Dampak Positif Internet, Desa, Desa Purwosono, Ekonomi, Hacking, Humas Lumajang, Ilmu Pengetahuan, Indikator, Info Pendidikan, Ini Pohonku, Jambore PKK, Kabupaten, Kamu harus Tahu, Kasus Sabu, Kecamatan, Kecamatan Sumbersuko, Kesehatan, Keuangan, Kim, Kim Lumajang, Kisah Unik, Kriminal, Lumajang, Lumajang Hari ini, Mikrofinance, Obyektif, Pasir Lumajang, Pelayanan Publik, Pemandian Selokambang, Pendidikan, Pengentasan Kemiskinan, Pengumuman, Pilkades Lumajang, Pilkades Sumbersuko, Purwosono, Rakor KIM Pertiwi, Renungan, RUU Desa, Selamat Tahun Baru 2014, Selokambang, Senduro, Serba Lumajang, Service, Service Komputer, Service Laptop, Sumbersuko, Sumbersuko Hari ini, Trik SEO, UKM, Warta, Wisata, Service Printer
    Pagi hari kadang dipakai siswa/siswi untuk berolahraga
    Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) telah menargetkan pengembangan 2.000 desa sebagai desa wisata melalui Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Pariwisata. Target tersebut diharapkan terealisasi pada tahun 2014 mendatang. Sampai dengan akhir 2013, sudah terdapat sekitar 1400 desa wisata di seluruh Indonesia.

    “Dengan adanya Marketplace ini, Masyarakat Desa Wisata akan tumbuh dan menemukan potensinya di pasar regional dan global, dan pada akhirnya diharapkan dapat membantu menggerakkan perekonomian daerah sekitarnya,” harap Agus.
    Analisis, Bagus Arif Haruno, Batik Lumajang, Bedah Rumah, Berita Hari ini, Berita Lucu, Bisnis, Bursa, Dampak Positif Internet, Desa, Desa Purwosono, Ekonomi, Hacking, Humas Lumajang, Ilmu Pengetahuan, Indikator, Info Pendidikan, Ini Pohonku, Jambore PKK, Kabupaten, Kamu harus Tahu, Kasus Sabu, Kecamatan, Kecamatan Sumbersuko, Kesehatan, Keuangan, Kim, Kim Lumajang, Kisah Unik, Kriminal, Lumajang, Lumajang Hari ini, Mikrofinance, Obyektif, Pasir Lumajang, Pelayanan Publik, Pemandian Selokambang, Pendidikan, Pengentasan Kemiskinan, Pengumuman, Pilkades Lumajang, Pilkades Sumbersuko, Purwosono, Rakor KIM Pertiwi, Renungan, RUU Desa, Selamat Tahun Baru 2014, Selokambang, Senduro, Serba Lumajang, Service, Service Komputer, Service Laptop, Sumbersuko, Sumbersuko Hari ini, Trik SEO, UKM, Warta, Wisata, service printer lumajang
    Suasana saat musim liburan
     
    Seperti dalam gambar terlihat nama salah satu pemandian yang terkenal di Kabupaten Lumajang adalah "Selokambang" dimana pemandian ini merupakan salah satu pemandian alam yang terletak di desa Purwosono kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang Provinsi Jawa Timur.

    Untuk menuju lokasi pemandian wisata Selokambang hanya dibutuhkan waktu sekitar 15 menit dari kota Lumajang, karena desa Purwosono berjarak hanya sekitar 5 Km dari ibukota Kabupaten Lumajang. Pemandangan yang masih alami dengan pepohonan yang begitu rimbun menambah kecantikan pemandian alam Selokambang ini. Tidak hanya pemandangannya saja yang indah dan sedap di pandang mata, air di pemandian Selokambang ini sungguh menyegarkan bagi siapa saja yang mandi disana. Air dari pemandian Selokambang ini juga dialirkan ke sungai-sungai dan dimanfaatkan untuk mengairi sawah-sawah disekitarnya, sehingga tidaklah mengherankan jika disekitar pemandian bisa kita dapatkan pemandangan sawah-sawah yang hijau.

    Menurut cerita tradisi lisan penduduk setempat, kisah penciptaan Selokambang dengan Mbah Purwosono, bahkan nama sungai yang berasal dari mata air Selokambang dinamakan sungai Purwo. Pada tahun 1904 menurut laporan dari Knebel seoarang berkebangsaan Belanda, menuliskan dalam laporannya bahwa di Selokambang ada beberapa patung yang terletak di sebuah gubuk bamboo di bawah pohon beringin, salah satu di antaranya adalah patung Siwa sedangkan patung yng lain tidak diketahui namanya. Hadiidomulyo dalam bukunya Napak tilas perjalanan Mpu Prapanca mengidentifikasi Purwosono sebagai desa Tepasana yang di tuliskan oleh Mpu Prapanca dalam kitab Negarakertagama, dimana Tepasana dianggap sebagai ibukota Lamajang Selatan.

    Analisis, Bagus Arif Haruno, Batik Lumajang, Bedah Rumah, Berita Hari ini, Berita Lucu, Bisnis, Bursa, Dampak Positif Internet, Desa, Desa Purwosono, Ekonomi, Hacking, Humas Lumajang, Ilmu Pengetahuan, Indikator, Info Pendidikan, Ini Pohonku, Jambore PKK, Kabupaten, Kamu harus Tahu, Kasus Sabu, Kecamatan, Kecamatan Sumbersuko, Kesehatan, Keuangan, Kim, Kim Lumajang, Kisah Unik, Kriminal, Lumajang, Lumajang Hari ini, Mikrofinance, Obyektif, Pasir Lumajang, Pelayanan Publik, Pemandian Selokambang, Pendidikan, Pengentasan Kemiskinan, Pengumuman, Pilkades Lumajang, Pilkades Sumbersuko, Purwosono, Rakor KIM Pertiwi, Renungan, RUU Desa, Selamat Tahun Baru 2014, Selokambang, Senduro, Serba Lumajang, Service, Service Komputer, Service Laptop, Sumbersuko, Sumbersuko Hari ini, Trik SEO, UKM, Warta, Wisata, service printer lumajang
    Suasana saat Lebaran/Hari Raya Besar

    Menurut cerita masyarakat sekitar pada saat diadakan pembuatan jalan di Selokambang, ditemukan emas selain itu di tempat tersebut juga ditemukan beberapa peninggalan purbakala.Dwi Cahyono Arkelog Universitas Negeri Malang menuturkan bahwa suatu patirtan biasanya selalu melengkapi Bangunan Suci dalam hal ini suatu Candi. Dwi juga menuturkan bahwa ada kemungkinan dulu Selokambang merupakan sebuah situs Patirtan dan dalam pengembangannya patut diperhatikan karena diperkirakan masih ada peninggalan-peningglan purbakala disana yang belum ditemukan.
    Sumbersuko - 15/3
    Analisis, Bagus Arif Haruno, Batik Lumajang, Bedah Rumah, Berita Hari ini, Berita Lucu, Bisnis, Bursa, Dampak Positif Internet, Desa, Desa Purwosono, Ekonomi, Hacking, Humas Lumajang, Ilmu Pengetahuan, Indikator, Info Pendidikan, Jambore PKK, Kabupaten, Kamu harus Tahu, Kasus Sabu, Kecamatan, Kecamatan Sumbersuko, Kesehatan, Keuangan, Kim, Kim Lumajang, Kisah Unik, Kriminal, Lumajang, Lumajang Hari ini, Mikrofinance, Obyektif, Pasir Lumajang, Pelayanan Publik, Pemandian Selokambang, Pendidikan, Pengentasan Kemiskinan, Pengumuman, Pilkades Lumajang, Pilkades Sumbersuko, Purwosono, Rakor KIM Pertiwi, Renungan, RUU Desa, Selamat Tahun Baru 2014, Selokambang, Senduro, Serba Lumajang, Service, Service Komputer, Service Laptop, Sumbersuko, Sumbersuko Hari ini, Trik SEO, UKM, Warta, Wisata
    Drs. H. As'at M, Ag menanam Pohon Kepel 
    Hari ini, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari 21 Kecamatan dan Youth Information Community (YIC) yang terdiri dari sejumlah pelajar SMA/ SMK/ MA Se-Kabupaten Lumajang. Sabtu (15/3) melaksanakan sebuah Aksi Gerakan penanaman pohon bersama yang bertemakan “Aksi Gerakan Ini Pohonku, Untuk Hutankan Lumajang“ di lokasi Pemandaian Alam Selokambang Desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang. 

    Aksi “Aksi Gerakan Ini Pohonku, Untuk Hutankan Lumajang“ ini diikuti oleh kurang lebih 400 orang, Hadir dalam kegiatan itu 21 KIM dan Komunitas YIC se Kabupaten Lumajang, Perwakilan KIM dari Kota Malang yaitu KIM Bijak, Ka. Dinas Kehutanan Kabupaten Lumajang Bpk. Ir. Imam Suryadi, Ka. Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang Bpk. Ir. Nurul Huda, Ka. Dinas Kebudayaan & Pariwisata Kabupaten Lumajang Drs. Gawat Sudarmanto, Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Dinas Perkebunan Kabupaten Lumajang, Camat se Kabupaten Lumajang, Ketua Forum Lumajang Sehat Dr. Eko Romadhon, Kepala Desa Purwosono Bpk. Moh. Nur Hidayat, S. Ag dan beserta Perangkat Desa serta Tokoh Masyarakat Desa Purwosono. Penanaman pohon bersama ini dalam rangka untuk memupuk rasa tanggugjawab bersama untuk menjaga dan meningkatkan agar Kabupaten Lumajang lebih hijau dan bersih. Sesuai dengan Slogan lama " Lumajang Atib dan Berseri "
    Sebelum acara penanaman pohon, KIM dan YIC dibekali materi “pentingnya menanam pohon dan lingkungan” oleh Bpk. Andik Gondrong salah satu unsur JICA dan pelaku Restorasi Lingkungan Semeru dan Bpk. Toni dari unsur TNBTS dari wilayah Kabupaten Lumajang, Kabupaten Malang dan Kabupaten Pasuruan.
    Penanaman pohon ini oleh Bapak  Wakil Bupati Lumajang, Drs. H. As’at M. Ag. dalam kesempatan bertemu dengan 21 Anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dan Youth Information Community (YIC) sering mengungkapkan bahwa " semua kerusakan alam akibat ulah manusia. Ia meminta agar semua merenung dan mulai sadar bahwa seluruh peristiwa bencana alam dijadikan pijakan melakukan kebenaran. “Kita harus bertanya pada diri kita, sudah berapa pohon yang telah kita tanam. Karena hujan yang diturunkan adalah anugerah Tuhan untuk memberikan air ke muka bumi dan seberapa siap tanah ini menyimpan air tergantung dari seberapa banyak pohon yang kita tanam,” kata Bapak Wakil Bupati Drs. H. As’at M. Ag. “Terima kasih KIM dan YIC yang telah melakukan gerakan menanam pohon dan mari tekat ini dijadikan tekat kita bersama untuk mempertahankan kelestarian sumber mata air dan melestarikan lingkungan agar tetap hijau dan hasilnya akan dirasakan oleh anak cucu kita,” tambah Bapak Wakil Bupati Drs. H. As’at M. Ag. Lalu, Bapak Wakil Bupati As’at Malik mengajak Anggota KIM dan YIC mengangkat pohon dan mengucap kata “INI POHONKU, HUTANKAN LUMAJANG”, kemudian bersama sama menuju lokasi penanaman pohon di sekitar area Pemandian Kebanggan masyarakat Desa Purwosono khususnya dan masyarakat Lumajang pada umumnya yaitu Selokambang.

    Penanaman pohon secara simbolis dilakukan oleh Bapak Wakil Bupati Lumajang Drs. H. As’at M. Ag. Sekretaris Daerah dr. Supriyanto M.Kes, Ketua KIM Minak Koncar Sukodono, Ketua YIC dan Ketua KIM Bijak Kota Malang. 5 pohon langka yang ditanam itu terdiri dari kepel, pronojiwo, bisbul, saputangan dan gowok menandai dimulainya penanaman pohon secara serentak di beberapa lokasi area Pemandian Alam Selokambang. Selanjutnya anggota KIM dan YIC akan melakukan penanaman pohon di Kecamatan/wilayah dimana KIM dan YIC berdomisili, utamanya di lokasi sumber-sumber mata air. KIM Bijak Kota Malang turut hadir untuk menanam pohon persahabatan. (Ari/KIM Pertiwi)

    Pemnadian Wisata Lumajang, Pemandian Selokambang, Pemandian Purwosono, Kim Pertiwi, Kim Lumajang, Kim Sumbersuko, KIM Kabupaten Lumajang, Kelompok Informasi Masyarakat, Sumbersuko, Lumajang, Selokambang, Purwosono, Tempeh, Tonase, Pemkab, Candil, Harjalu, Harjalu - 758, Warga Tempeh, Gerak jalan, Facebook, CANDIL, Candil ke IIISumbersuko, Banyak yang bisa di lakukan untuk mengisi waktu liburan, salah satunya adalah dengan berenang. Nah, di Sumbersuko – Lumajang ada suatu tempat yang cocok untuk Anda dan keluarga serta rekan anda berenang, bukan hanya cocok tempatnya saja akan tetapi cocok juga buat yang berkantong tipis. Ya, Pemandian Wisata Alam Selokambang namanya.

    Pemandian alam selokambang ini hampir setiap hari minggu dan hari - hari libur di jadikan tujuan banyak orang. Kebanyakan orang – orang yang datang mengunjungi Pemandian Wisata Alam Selokambang ini berasal dari kawasan sekitar daerah Lumajang itu sendiri, mulai dari kawasan kota Lumajang sampai dengan kota tetangga. Selain bertujuan untuk berenang atau berendam tidak sedikit pula dari mereka yang bertujuan untuk berpacaran, makan – makan bersama keluarga (picnic), bahkan ada juga yang mendatangi pemandian alam selokambang ini untuk hanya sekedar cuci mata atau dalam bahasa inggrisnya adalah washing eye (lugu banget sih terjemahannya). Konon sebagian masyarakat mempercayai bahwa sumber mata air ini dapat juga digunakan sebagai media Penyembuhan penyakit, karena sumber mata airnya terkenal alami dan berkhasiat menyembuhkan penyakit kulit.
    Pemnadian Wisata Lumajang, Pemandian Selokambang, Pemandian Purwosono, Kim Pertiwi, Kim Lumajang, Kim Sumbersuko, KIM Kabupaten Lumajang, Kelompok Informasi Masyarakat, Sumbersuko, Lumajang, Selokambang, Purwosono, Tempeh, Tonase, Pemkab, Candil, Harjalu, Harjalu - 758, Warga Tempeh, Gerak jalan, Facebook, CANDIL, Candil ke III
    Ketika hari besar (Idul Fitri dan Idul Adha) tiba pihak pengelola Pemandian Wisata Alam Selokambang akan menjadi lebih sibuk sebab paska hari raya Idul Fitri dan Idul Adha yakni H+1 sampai H+7 pemandian alam selokambang yang terletak di desa Purwosono Kecamatan Sumbersuko Kabupaten Lumajang ini pasti di banjiri banyak pengunjung. tidak lain mereka bertujuan untuk menghabiskan waktu berlibur dengan menikmati pertunjukan – pertunjukan yang di adakan oleh pihak pengelola Idul Fitri dan Idul Adha. pertunjukan ini sering berupa orkes dangdut, tidak tanggung – tanggung pihak pengelola Pemandian Wisata Alam Selokambang biasanya akan mendatangkan artis – artis top Jawa Timur. Hal itu juga lah yang menjadi daya tarik masyarakat Lumajang dan sekitarnya untuk mendatangi Pemandian Wisata Alam Selokambang ini. 

    Selain Pemandian Wisata Alam Selokambang merupakan alternatif untuk menghabiskan waktu berlibur dan masih banyak lagi tempat – tempat wisata di Lumajang yang bisa menjadi referensi liburan Anda selanjutnya.
    KIM Pertiwi,
    Film Ala Indo dibuat di Lumajang
    Sejumlah anak Lumajang menyayangkan dan mengkritik film "5cm" tidak menampilkan kawasan Gunung Semeru berada di wilayah Kabupaten Lumajang. Pasalnya, jalur pendakian mulai Ranu Pane, Ranu Kumbolo hingga ke Kalimati tidak menjelaskan atau menayangkan board Lumajang.

    Fendi Setiawan, mahasiswa Lumajang di Jember mengaku, tidak ada suatu pesan atau gambar yang menyatakan Ranu Pane dan jalur pendakian semeru berada di wilayah Lumajang. Namun, yang ditonjolkan hanya board atau logo Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

    "Kalau alur film dari Jakarta, Malang dan Lumajang, tetapi kok gak ditayangkan kalau Ranu Pane berada di wilayah kabupaten Lumajang," ungkapnya. Selasa(25/12/2012).

    Hal senada disampikan, Rofik mahasiswa Lumajang yang kuliah di Surabaya, film yang bercerita persahabatan 5 anak muda yang mendaki ke Semeru seperti ambiguitas soal lokasi. Sehingga, jalur pendakian semeru berada di Malang bukan di Lumajang. "Board desa ranu pane berada di Lumajang tidak muncul ini lucu," ungkapnya.

    Para anak muda Lumajang yang berada di luar kota usai menonoton film "5cm" kecewa, meski ada suguhan gambar pemandangan alam Semeru. "Kami amat menyayangkan, kota kami yang memiliki jalur pendakian semeru tidak dikenal," paparnya.
    Selokambang membludak
    KIM Pertiwi, Membludaknya pengunjung tempat wisata Pemandian Alam Selokambang yang berada di Kecamatan Sumbersuko, Lumajang, mengakibatkan terjadinya antrean panjang kendaraan yang hendak masuk. Petugas pun akhirnya menutup sementara pintu masuk demi mengurai antrean agar arus kendaraan yang melintas di sekitar lokasi selokambang kembali lancar.

    Kamis pagi, (15/08/2013) sekitar pukul 10.00 WIB dari pantauan kabarlumajang.net, terlihat kendaraan roda dua dan roda tiga sudah memadati Jalan menuju Pemandian Alam Selokambang.

    Tak ayal, sekitar 15 menit jalur menuju tempat wisata alam tersebut lumpuh, terutama jalan mendekati pintu masuk.

    Petugas yang sigap segera mengurai kemacetan, dan langsung mengambil tindakan dengan menutup sementara pintu masuk, khusus kendaraan menuju tempat parkir wisatawan. Selanjutnya kendaraan diarahkan ke parkiran lain milik warga. "Ditutup sementara, kendaraan penuh," ujar salah satu petugas kepada pengunjung yang hendak masuk.

    Usai arus lancar, petugas kembali membuka pintu masuk. Dan pengunjung pun kembali berbondong-bondong untuk masuk, namun beruntung jalur wisata di desa Purwosono tersebut tak terjadi antrean panjang lagi, karena pengunjung sudah banyak memilih untuk parkir di tempat parkir milik warga sekitar.

    Hubungi kami dengan

    Rekomendasikan di Google!

    Berita Populer

    • Peta Wilayah Kecamatan Sumbersuko
    • Pesan dari John Titor ( Sang Penjelajah Waktu )
    • Bagaimana mendapatkan ide untuk menulis blog ?
    • Dukung Purwosono sebagai Desa Wisata di Kabupaten Lumajang
    • PRODUK UNGGULAN SUMBERSUKO
    • Siapakah figur Wakil Bupati Lumajang kedepannya ?
    • e-KTP di Lumajang GRATIS
    • Meriahkan Hari Kartini Sumbersuko gelar Jalan Sehat dan Senam berhadiah.
    • 5 Tips Ampuh Cara Meningkatkan Kinerja Windows 7
    • Nasib Negeri di Atas Awan hingga kini masih ?

    Label Berita

    Verification of

    • Komentar
    • Tags
    Destinasi Lumajang Hiburan Internet Kabar KIM Kabar Lumajang Kabar Nasional Olahraga PKK Sumbersuko Politik dan hukum Tips dan Trik Uncategori

    StatCounter

    Artikel Lainnya

    Tentang Kami

    KIM Pertiwi - Merupakan sebuah blog yang dibuat untuk menjembatani Informasi yang ada kepada masyarakat Sumbersuko

    Hingga kini kami berusaha memperbaiki semua fitur dalam blog ini. Karena banyak masyarakat yang belum paham dan ragu akan pentingnya media untuk berkomunikasi. Meski Wilayah Kecamatan Sumbersuko berdampingan dengan pusat Kota Lumajang, Namun masih banyak masyarakat yang belum mengerti akan keberadaan Blog kami yang beralamatkan di www.kimpertiwi.com

    Link Terkait

    • Destinasi Lumajang
    • Hiburan
    • Internet
    • Kabar KIM
    • Kabar Lumajang
    • Kabar Nasional
    • Olahraga
    • PKK Sumbersuko
    • Politik dan hukum
    • Tips dan Trik
    • Uncategori

    Cari Kami

    Copyright 2010 KIM Pertiwi. All rights reserved.

    Designed by editing us.

    Free video poker